• 4

    Aug

    Kebiasaan Tilang Jebakan di beberapa titik Jalan

    Yah .. mungkin kejadian ini banyak orang sudah tahu, bahwa di beberapa titik kita akan menemukan titik-titik yang dianggap oleh pengguna kendaraan bermotor sebagai jebakan tilang. Pelanggarannya bisa jadi sengaja atau tidak sengaja. Tapi hal yang membuat menggelitik adalah perilaku polisi yang terkesan sembunyi terus muncul untuk mendapatkan umpan. Ya saya sendiri mendapati kejadian tersebut beberapa minggu yang lalu. Mungkin memang saya melanggar marka jalan. Karena tadinya berada di jalur kanan, cuma karena kondisi macet saya berusaha pindah lajur untuk berbelok kiri. Eh beberapa ratus meter kemudian muncul polisi yang tiba-tiba menghadang. Ya sudahlah, saya terima tilang tersebut walau sebelumnya sempat berdebat. Yang jadi pertanyaan, apa sih sebenarnya peran polisi jalan raya. Kok
  • 28

    Apr

    Pemerintah terlalu menyepelekan masalah Kemacetan Jakarta

    Sebagai jantung ibukota, lalu lintas adalah urat nadi. Dan dikala nadi ini mengalami masalah yang berdampak aliran darah melambat bahkan bisa terhenti, inilah potret kemacemata Jakarta. Pusat ekonomi, bisnis, peradaban, budaya, dan juga ilmu. Tapi tidak ada satupun yang mampu mengatasi kemacetan. Yang ada saling lempat, pemakluman, dan tidak ada tindakan tegas. Ini potret Pemerintah saat ini, kecenderungan pembiaran. Tiba-tiba meloyo, tanpa gairah. Kemacetan makin luar biasa, dan no action. Mungkin kompetensi untuk mengatasi masalah ini yang kurang. Bottleneck yang menjadi penyebab kemacetan sebenarnya terlihat didepan mata, tapi tidak ada penyelesaian. Senangnya adalah memindah kemacetan. Dengan jutaan lalu lintas per hari, banyak bensin terbuang percuma, waktu habis di jalan, dan j
  • 9

    Apr

    Seringkali Orang Terjatuh karena Kerikil bukan Batu Besar (kasus Arifinto)

    Kurang lebih demikian ungkapan yang cocok bagi pak Arifinto di DPR RI. Masalah sepele, tidak sengaja, lalai, akibatnya menjadi masalah besar (terjatuh), dengan resiko yang besar pula. Bisa memancing demo, mosi tidak percaya, tuntutan recall, dan sebagainya. Memang sedang apes, tapi ya begitulah jika tidak hati-hati. Apakah jebakan? bisa ya dan tidak, tapi masyarakat sekarang mana mau tahu soal itu. Yang jelas ada tokoh publik sedang jadi sorotan, dan pastinya sarapan mengenyangkan bagi media. Yang jelas seringkali orang terjatuh memang karena batu kerikil / batu kecil. Tidak terlihat di depan ada jebakan, dan akhirnya tersandung. Jika hanya tersandung sih tidak apa-apa, tapi jika sampai jatuh bahkan menyebabkan luka itu dampak yang luar biasa. Jarang ada orang jatuh karena menabrak batu
  • 3

    Apr

    Mengapa iPad ketimbang Android?

    Mungkin bagi yang belum memiliki gadget pintar dari dua platform ini bingung untuk memilih mana yang lebih baik di antara keduanya. Well, to me it is very obvious. Apple easily wins in many aspects. What are you really looking for in onephenomenalgadget? Jika anda berasal dari latar belakang IT, mungkin wajar jika anda berpihak kepada android. Mari lihat keunggulan dari sebuah gadget android: pertama ini gadget open-source, semua pengembang bisa dengan bebas membuat aplikasi dan mendistribusikannya tanpa halangan. user interface terus berkembang untuk memudahkan pengguna, dan makin lama makin menarik. Android support untuk membaca memory eksternal seperti SD Card, jadi memudahkan user untuk memindahkan file audio, video, foto, dengan mudah seperti layaknya memindahkan antar harddisk tanp
  • 3

    Mar

    Pemerintah Harus buka Mata untuk atasi kemacetan Jakarta

    Jakarta sudah penuh, paling tidak ini yang dirasakan anak sekolaha, karyawan, atau siapapun yang rutin berangkat pagi dan pulang malam. Sementara sebagian orang menghujat pemeribtah mengenai kemacetan di pelabuhn Merak, nyatanya kemacetan paling parah terjadi di Jakarta. Tepat didepan hidung para pengelola negara. Milyaran pemborosn terjadi gara-gara macet, tapi semua sudah pasrah. Dalam hal ini konpetensi Pemerintah dalam menangani kemacetan masih sangat rendah. Saya yang tinggal di wilayah Jakarta Selatan bingung mau mengutarakn solusi, tapi tudak tahu kemana. Nanti ujung-ujungnya malah bisa kena pungli.
  • 28

    Feb

    Perlunya pelebaran jalan pada Persimpangan PGA Pondok Pinang

    Rasanya warga ciputat atau yang melewati pasar jumat tiap pagi sudah jenuh dengan kemacetan disekitar persimpangan PGA. Persimpangan yang ada gedung RPX / FedEx yang mengarah ke pondok pinang dan juga ke arah TB simatupang. Penyebabnya sederhana, terjadi bottleneck. Jalurnya sempit sekali hanya untuk 2-3 mobil. Padahal tidak ada ruang tanah kosong milik PT JLJ yang menganggur di sisi kanan. Sehingga warga yang hendak masuk tol bisa langsung dan tidak terhambat di jalan tersebut. Bodoh sekali jika pengelola jalan raya di negeri ini sudah tahu sumber masalah tapi tidak melakukan perbaikan. Apakah karena tidak ada anggaran? itu alasan klasik. Semua itu karena terlalu banyak mark-up saja. Padahal pajak sudah banyak masuk, tapi impact-nya ngirit sekali. Gak perlu mikir yang canggih-canggih m
  • 28

    Feb

    Dipo yang Emosional dan Media yang Kekanak-kanakan

    Ini merupakan partai yang seru antara seorang tokoh dengan Media. Saya melihatnya sebagai dagelan dan kurang kerjaan kalo diteruskan. Dipo mungkin emosional dengan pemberitaan yang dinilainya tidak seimbang, emosional berlebihan dan tidak mampu menahan diri untuk mengeluarkan statement yang kontroversi. Di satu sisi, Media yang disebut juga terpancing emosi namun lebih kekanak2an. Dengan serangan balasan, Media ini memborbardir beritanya dengan menyudutkan Dipo yang semakin tersudut. Tidak tanggung-tanggung untuk \”menelanjangi\” dan memaksa untuk Tunduk. Tapi sepertinya tidak akan ada yang mengalah. Energi yang sia2 untuk dicurahkan ke masalah sepele ini. Karena itu saya menyebutnya Emosional dan Kekanak-kanakan. Lucu-nya banyak narasumber sekarang yang takut ke Media, sehing
  • 3

    Nov

    Berusaha Terus Memakai Pertamax

    Pertamax Sebagai salah satu pengendara roda empat, apalagi yang masih menggunakan cc kecil enggan rasanya untuk menggunakan pertamax. Selisih harganya cukup jauh, lebih dari 30%. Tapi syukurlah, sudah dalam 3 bulan terakhir ini saya terus konsisten menggunakan pertamax. Agak berat pada mulanya, tapi lama2 menjadi terbiasa. Ada rasa bangga bahwa saya tidak lagi menggunakan bbm subsidi. Bukannya sok kaya, tapi negeri ini perlu dibantu oleh tiap individu di dalamnya. Saya mulai dari diri sendiri. Biar kata uang negara masih banyak dikorup, Biarlah itu menjadi murka Tuhan bagi pelaku2nya. Tapi dalam 2 bulan terakhir ini pertamax kembali naik harganya. Ingin rasa beralih kembali ke bbm bersubsidi. Tapi saya teringat lagi bahwa masih banyak orang yang jauh lebih membutuhkan. Walau yang men
  • 16

    Jun

    Tol Jakarta Cikampek perlu dipisahkan antara Truk dan Kendaraan Lain

    Rasanya percuma menambah lajur di tol jika perilaku pengendara sering pindah- pindah lajur. Jadi sebaiknya memang dipisahkan saja antara truk dengan yang lain. Semua kendaraan sama-sama penting, tapi jika volume sudah sangat banyak pasti terjadi kekacauan. Ibarat golongan darah, jika dicampur akan terjadi penggumpalan betapa lebarnya saluran darah. Memang nature-nya seperti itu. Begitu pula dengan kendaraan. Kesimpulannya, saya usul dipisahkan lah truk2 itu. Buat tol baru, atau jalan kalimalang diperbaiki.
  • 6

    Mar

    Mahasiswa Anarkis Jangan Membawa nama Islam

    Wajah-wajah pencoreng citra mahasiswa perlu ditindak tegas. Jika perlu tembak mati saja. Berprestasi saja tidak, cuma bisa buat onar, menyusahkan orang tua, tukang contek, dan molor kuliah. Duitnya juga habis untuk bakar rokor, minum, dan judi. Mereka inilah yang suka merusak. Masyarakat dan Polisi jangan tinggal diam. Dikubur pun mereka tidak akan ada yang merasa kehilangan. Sebagai mantan mahasiswa, saya tidak terima ada sikap2 brutal seperti itu. Tidak menghargai orang lain dan jauh dari nilai2 demokrasi. Mulut saja yang teriak, tapi tidak tercermin dalam sikap. Karena pada dasarnya mereka adalah geng hura-hura. Apalagi mengatasnamakan Mahasiswa Islam, memalukan… Apa itu yang diajarkan kepada mereka oleh para pimpinannya. Mereka, preman berkedok akademisi. Wajib ditindak.

Author

Follow Me