• 11

    Dec

    Realita dan Transformasi Masyarakat Indonesia

    Indonesia merupakan negara dan bangsa yang terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan perilakunya. 70 tahun merdeka dari penjajahan fisik kolonial, namun masyarakat ini sendiri telah berada ratusan tahun sebelumnya. Dilihat latar belakangnya, bangsa ini adalah negara yang terdiri dari kerajaan kerajaan dengan berbagai ukuran, ada yang pernah menguasai hingga asia tenggara dan ada juga yang luasnya kecil. Tapi intinya kehidupan sosial negara ini banyak didominasi oleh cara hidup gaya kerajaan. Dimana ada keluarga kerajaan, bangsawan, pekerja, dan rakyat jelata. Sebetulnya mirip juga dengan kebanyakan latar belakang di eropa dan timur tengah, cina, dsb. Perkembangan teknologi banyak memberikan pengaruh terhadap kecepatan perubahan budaya dan juga masyarakatnya. Dengan arus informasi yang
  • 21

    Feb

    Jika Kecewa, Jangan Naik Lion Lagi

    Hukum pasar yang umum, jika pelanggan kecewa, maka mereka tidak akan kembali. Bahkan akan berkata kepada rekannya untuk tidak menggunakan produk / service tersebut. Kecuali tidak ada pilihan lain seperti PLN, PDAM, bensin Premium, walau mengecewakan, produk dan layanan mereka akan tetap digunakan. Perusahaan tanpa adanya komitmen Layanan merupakan bom waktu. Mereka akan habis dengan sendirinya. Untuk kasus Lion yang baru saja terjadi, merupakan bencana Layanan yang sangat parah. Jika sebagai pelanggan kecewa, cukup jangan gunakan lagi maskapai tersebut. Tapi masalahnya masyarakat Indonesia bukanlah tipe orang yang kapok. Apalagi jika iming-iming harga yang murah. Sehingga maskapai ini akan terus bertahan. Akankah nila setitik merusak susu sebelanga?
  • 9

    Feb

    Ribut soal Mobnas dan Proton

    Mengomentari soal artikel Rilis Lengkap Proton soal ‘Mobnas’ Harusnya bisa menjawab beragam keraguan dan pertanyaan mengenai kisruh isu Mobil Nasional. Pertanyaan yang muncul antara lain: Apakah Indonesia ingin memunculkan kembali Mobil Nasional? Kenapa kerjasama dengan Proton dari Malaysia, yang notabene “Saingannya” Indonesia? Bagaimana dengan industri otomotif saat ini di Indonesia? Mari kita coba simak satu per satu… Haruskah Indonesia punya Mobil Nasional? Jika melihat dari sudut pandang gengsi, pasti semua orang Indonesia ingin memiliki Mobil Nasional. Apalagi Malaysia yang negera kecil saja sudah punya mobil nasional yang bisa dibilang “cukup sukses” di kandang sendiri dan juga Asia Tenggara. Tapi pertanyaan selanjutnya adalah,
  • 19

    Feb

    Indonesia masih butuh FPI

    FPI sering melakukan kekerasan? Memaksakan kehendak? Tidak berbeda dengan preman? Saya setuju itu merupakan implementasi penegakan ISLAM yang salah. Wajar jika banyak masyarakat yang resah, penegak hukum tidak tegas, dan seolah-olah dibiarkan. Tapi jika kita coba melihat esensi dari apa yang dibela, mungkin kita bisa bertanya … jika bukan mereka, maka siapa lagi yang akan berani melakukan. Coba perhatikan satu2: Sweeping Bar / Kafe / Diskotik saat bulan Puasa. Bukan umat ISLAM yang harus bertoleransi, tapi bagi tidak menjalankan ibadah lah yang harus bertoleransi. Bandingkan dengan BALI, penegakan budaya disana begitu ketat dan tidak ada yang protes. Penolakan terhadap pornografi, mulai dari majalah Playboy, Miyabi, dan artis2 yang terlibat pornografi. Sekarang, dengan marakny
  • 24

    Nov

    Dunia IT 2011-2012 berkiblat pada Apple

    Suka atau tidak, benci, atau mungkin iri .. kenyataannya adalah dunia IT kini berkiblat pada Apple. Sebut saja Android Galaxy Tab dan kawan-kawan yang mengklaim produknya lebih baik dari Apple iPad. Ya begitulah, apple selalu dijadikan basis pembanding. Samsung dan kawan-kawan sibuk mengembangkan spesifikasi yang lebih tinggi, tapi kadang sebagian mereka lupa … dunia kini bukan masalah spesifikasi, tapi juga lifestyle. Gadget yang mana enak dibawa kemana-mana dan mudah. Apple sendiri juga bukan pabrikan yang menghasilkan produk high-end. Spesifikasinya tergolong biasa dan selalu tertinggal dibanding kompetitor.. Tapi nyatanya produknya selalu diminati, kenapa? Karena walau bukan superior dalam spesifikasi, apple tidak “terasa lambat”. Dan tepat guna bagi user yang meng
  • 4

    Sep

    Bagaimana Nasib kasus Nazaruddin, Gayus, dkk..

    Bak ditelan waktu, banyak kasus Korupsi yamg sepertinya tenggelam dan makin tidak terdengar. Kehebohan serta harapan rakyat terhadap penegakan hukum atas kasus korupsi pun berangsur memudar. Masyarakat tinggal berharap kepada LSM, aktivis yang masih rajin berteriak. Semangat Idul Fitri untuk kembali ke Fitrah, saling memaafkan sepertinya juga menular untuk kasus Korupsi. Hehehe… Enak ya kalo gitu jadi koruptor di negeri ini. Tidak bisa kasus Mega-Korupsi ini hanya mengandalkan kepada hukum yang berlaku. Kita semua tahu, hukum kita begitu lemah dan memiliki banyak celah. Perlu ada intervensi, perlu ada keterlibatan hati nurani. Akibatnya, dengan alasan hukum banyak hal yang menjadi tidak adil dan melukai batin masyarakat Indonesia. Inikah visi para pemimpin? Diam dan menyerahkan p
  • 30

    Aug

    Mimpi Ahmad Dahlan yang masih Jauh

    Prihatin dengan mekanisme penetapan 1Syawal Negeri ini. Dan massive pula pelaksanaannya. Bangsa ini tidak akan pernah maju jika masyarakat masih terjebak dalam mekanisme kolektif yang belum tentu benar. Apa sikap pemimpin? Cari amannya saja deh. Tidak membuat gebrakan revolusioner. Malaysia, Saudi Arabia, lebaran hari ini 30 Agustus 2011. Indonesia kok beda, memangnya kita tidak dalam bumi yang sama ya? Ini bukan perbedaan yang indah. Ini adalah egoisme berdasar kekolotan pemikiran. Terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah memberikan secercah cahaya, sehingga sedikit masyarakat mulai berpikir. Tapi saya adalah warga negara yang taat, apapun keputusan Pemerintah akan diikuti, walau ini tidak sesuai dengan hati nurani. Tapi saya tetap meyakinininya. Ahmad Dahlan berharap membangun umat
  • 30

    Aug

    Gemas dengan Sikap Pemerintah

    Rasanya tidak akan bosan dan habis celaan untuk Pemerintah saat ini. tidak Tegas. Jelas-jelas kondisi dan sistem sedang amburadul, tapi kok semua cenderung dibiarkan. Presiden SBY mengambil sikap untuk banyak tidak melakukan intervensi kepada keputusan yang ditetapkan oleh institusi di bawah tanggung jawabnya. Well, ini keputusan tepat jika sistem negara ini sudah beres. Masalahnya, banyak birokrasi yang masih perlu dibenahi. Kami ini rakyat menunggu dobrakan dari sang Pemimpin. Jika ada anak buah yang kurang berkenan, kenapa tidak intervensi saja. Kenapa demokrasi yang ada sekarang jadi terkesan lambat dan tidak berkekuatan. Akibatnya apa? Jika toleransi ini banyak dimanfaatkan oleh oknum tertentu, lihat saja Nazaruddin, tepat di bawah ketiak sendiri terdapat pelanggaran. Penetapan 1 Sya
  • 11

    Aug

    Mungkinkah Nazaruddin Pulang dengan Selamat?

    Skenario besar bisa saja terjadi, dan sebagian orang mungkin sudah ada yang menebak. Dengan menggunakan pesawat charter, bisa saja Nazaruddin ini hilang dalam perjalanan. Semua bisa saja terjadi? Kenapa tidak menggunakan penerbangan umum? Lebih aman, tidak mungkin mengambil resiko mencelakakan penumpang satu pesawat. Sedangkan dengan pesawat charter, bisa saja tau2 meledak. Atau hilang. Dan kita lihat saja apa alasannya nanti. Mudah-mudahan skenario ini salah. Tapi jika memang ada konspirasi besar dan kuat, seharusnya nazaruddin tidak akan selamat datang ke Indonesia. Rasanya untuk aktivitas menghabisi orang-orang tertentu, negeri ini sudah punya cukup pengalaman. Yah, kita doakan saja yang terbaik. Berpikir positif. Walaupun agak aneh dengan cara-cara kepulangan yang sepertinya kok suli
  • 10

    Aug

    Gratis Makan Rawon bagi Pemakai Baju dominan warna Oranye

    Gratis Makan Rawon nih khusus bagi pengunjung yang datang menggunakan baju dengan dominan warna Oranye. Hanya ada di Rumah Makan RADAR (Rawon Daging Bakar). Lokasinya ada di Kawasan Bintaro Sektor 7, Jalan Tegal Rotan (mengarah ke tol BSD), Ruko Grand Kencana Blok F. Bisa order via Phone juga lh0, untuk persiapan Buka atau Sahur. telp di 021 705 22 449. Rawon Daging Bakar ini rasanya unik, kombinasi Gurihnya kuah Rawon, Mantapnya Daging Bakar, plus Nendangnya Sambal khas RADAR. Di samping rawon juga tersedia Ayam Bakar / Goreng Rica, Ikan Kembung Bakar /Goreng Rica, dan Tom Yam khas RADAR. Untuk minumnya juga tersedia Jus Buah. Harga pas banget di kantong, mulai dari 9000 Rupiah. Paket Komplitnya saja hanya 18.000 Rupiah, Nasi Rawon Daging Bakar, dapat telur asin dan tempe goreng, te
- Next

Author

Follow Me