Akhir Politik Ahok di DKI?

12 Nov 2016

Jika dilihat secara realistis, maka karir Politik Ahok di DKI akan segera berakhir. Sikap MUI sebagai narasumber POLRI dalam kasus penistaan agama tidak akan bisa tertandingi.

Dalam kasus ini, terlihat bahwa “People Power” kembali menunjukkan kekuatannya dalam menentukan arah kebijakan Pemerintah.

Terlepas apakah kasus Penistaan Agama ini benar atau salah, yang jelas kasus ini adalah murni kasus Politik. Karena secara logis ataupun nalar sehat yang bebas emosional kasus ini sebenarnya sudah selesai ketika Ahok meminta maaf. Kenapa kasus ini sebenarnya tidak valid?
1. Video yang dipermasalahkan hanya merupakan potongan dari pidato secara keseluruhan
2. Kalimat yang diduga sebagai penistaan agama bukan merupakan “statement kesengajaan” untuk menyudutkan agama Islam
3. Yang ternista sebenarnya adalah orang yang menggunakan ayat Al Qur’an, bukan Agama itu sendiri
4. Tidak terjadi proses klarifikasi dari MUI kepada Ahok
5. Kasus Ahok ini berbeda dengan kasus yang terjadi diluar negeri yang memang sengaja menjelekan Agama Islam.
6. Ahok sudah menyatakan permintaan maaf secara terbuka dan berulang kali. Mungkin yang berarti ucapannya tidak sengaja menyinggung dan tidak bermaksud menjelekan agama Islam

Tapi ini memang merupakan pelajaran berharga bagi Ahok untuk tidak bermain dengan isu SARA. Seharusnya Ahok tidak perlu menyinggung masalah tersebut terutama sebagai kaum minoritas. Nasi sudah menjadi bubur, dan Ahok tidak memiliki jalan lain. Ucapannya melampaui batas, dan ini adalah pelajaran penting bagi semua pemimpin untuk berhati-hati dalam bersikap.

Menurut saya, masyarakat sudah mengetahui kualitas seorang Ahok dalam memimpin Jakarta. Memang banyak kontroversi soal pembenahan area kumuh, reklamasi, dan sebagainya. Namun bagi sebagian umat, kesan Arogan yang ditampilkan petahana ini menjadi ganjalan utama.

Tidak adil rasanya memberikan pilihan antara (1) Kasar tapi bersih dan bagus, dengan (2) Santun tapi korup dan tidak perform. Kedua pilihan tersebut sama-sama tidak ada yang unggul.

Kesimpulannya: Kasus ini tidak akan ada pemenang. Karena jikapun Ahok menjadi tersangka, akan menimbulkan perlawanan yang lain. Tapi jika Ahok dinyatakan tidak bersalah, tetap akan ada sebagian orang yang mengotot supaya ditindak.

Yang jelas, perjalanan kasus ini tidak akan mulus. Kita cuma bisa berdoa semoga lancar.


TAGS pilkada dki ahok kasus politik


-

Author

Follow Me