Banyolan Pemerintah Part II

9 Jul 2011

hukum1

Dua hal yang menarik terkait hukum versi Jakmuter kali ini adalah mengenai kasus iPad dan Prita. Ini banyolan yang menggelitik sekaligus menggemaskan. Bagaimana tidak, HUKUM DI NEGERI INI TERNYATA BISA DIMANFAATKAN OLEH OKNUM TERTENTU UNTUK KEPENTINGAN TERTENTU.

Mengapa masalah iPad bisa menjadi kasus serius? sementara yang besar2 lagi-lagi bisa lolos juga karena permainan hukum. Terlalu banyak orang pintar hukum di negeri ini, sehingga hukum yang sudah dibuat ternyata memiliki celah dan bisa menjadi pelindung bagi para kriminal yang mengerti hukum.

Hukum adalah hukum, tanpa perlu tafsir dan alasan apapun. Tapi rupanya birokrasi saat ini banyak yang sudah berjalan tanpa adalagi HATI NURANI. Demi Hukum, masyarakat harus takut terhadap permainan para pelaku yang mengerti hukum. Jika tidak, siap2 BUI menanti anda.

Kasus Prita adalah bukti “kecolongan” lagi hati nurani pemerintah terhadap perlindungan rakyat. Siapa yang engkau bela wahai pemimpin bangsa? Kau bunuh juga para pelaku ekonomi mikro, yang hanya karena dakwaan “Tidak ada manual bahasa Indonesia”. MANA YANG KAU BILANG EKONOMI KERAKYATAN, jika pelaku ekonomi mikro masih juga Kau jerat dengan pasal-pasal aneh dan pungutan-pungutan liar.

Walhasil, para ahli hukum lagi yang bisa melindungi kriminal besar untuk MEMANIPULASI PAJAK, MERAMPOK UANG NEGARA, dan MEMONOPOLI PERDAGANGAN.

Sudah muak kami dengan gaya kepemimpinan yang cenderung “MEMBIARKAN” seperti ini. Jikalah kau masih punya hati nurani, inilah saat bertindak. Lakukan intervensi ditengah birokrasi yang sudah BOBROK. SISTEM ini perlu di RESET, dan INSTALL ULANG dengan bersih.

KAMI SIAP MENDUKUNG, maka cukupkanlah banyolanmu wahai Pemerintah … Let’s do it dengan HATI NURANI .. Jangan gunakan sistem yang ada, sudah kotor karena dibangun oleh tangan dan otak yang kotor. Jika tidak kau segera intervensi, bagaimana negeri ini bisa bangun.

AYOOOOOOO …..


TAGS


-

Author

Follow Me